-
1. Strategi Pencarian Informasi
-
Menggunakan kata kunci spesifik dan relevan.
-
Teknik pencarian lanjutan: penggunaan tanda kutip (“…”), operator AND/OR, dan filter waktu.
-
Contoh:
"dampak penggunaan AI di sekolah" AND "pendidikan karakter"
2. Jenis dan Kredibilitas Sumber Informasi
-
Sumber primer: laporan penelitian, dokumen resmi, data statistik.
-
Sumber sekunder: berita, artikel, blog.
-
Kredibilitas sumber dilihat dari:
-
Penulis (apakah ahli di bidangnya?)
-
Situs (apakah domain resmi: .edu, .go.id, .org?)
-
Tanggal penerbitan (apakah terbaru?)
-
Tujuan publikasi (fakta, promosi, opini?)
-
3. Membedakan Fakta dan Opini
Fakta Opini Berdasarkan data, bukti, atau hasil penelitian Berdasarkan pendapat atau keyakinan pribadi Dapat diverifikasi Bersifat subjektif Contoh:
-
Fakta: “Indonesia memiliki lebih dari 210 juta pengguna internet pada tahun 2024.”
-
Opini: “Media sosial membuat remaja menjadi malas belajar.”
4. Menulis dan Menyusun Laporan Digital
-
Struktur laporan: Judul – Tujuan – Isi – Sumber.
-
Gunakan sumber terpercaya dan tulis sitasi sederhana, misalnya:
-
(Kemendikbudristek, 2024)
-
Sumber: https://www.data.go.id
-
-
Gunakan alat bantu seperti Google Docs, Canva, atau Padlet untuk kolaborasi.
5. Etika Digital dan Tanggung Jawab
-
Selalu mencantumkan sumber informasi.
-
Hindari plagiarisme (copy-paste tanpa izin).
-
Hormati hak cipta (gunakan gambar dan teks berlisensi bebas).
Kegiatan Pembelajaran (contoh):
-
Eksplorasi:
Siswa mencari topik “Dampak Game Online terhadap Belajar” menggunakan 3 mesin pencari berbeda. -
Analisis:
Bandingkan 3 artikel dan nilai tingkat kredibilitasnya. -
Kreasi:
Buat artikel pendek (1 halaman) berisi ringkasan dan sumber yang digunakan. -
Refleksi:
Diskusi kelas: “Mengapa penting memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya?”
Proyek Mini:
📘 “Info Check: Detektif Digital”
Siswa bekerja berkelompok untuk menelusuri isu viral (misalnya hoaks atau berita teknologi terbaru), mengevaluasi kebenaran informasinya, lalu membuat poster edukatif “Cara Cerdas Menyaring Informasi di Internet”.
Referensi:
-
Kemendikbudristek (2024). Panduan Literasi Digital di Sekolah.
-
UNESCO (2023). Media and Information Literacy Framework.
-
Google for Education. Be Internet Awesome – Think Before You Share
-
9. Mesin Pencari & Kredibilitas Sumber
M. Rofi Yunus
Guru di SMP Negeri Kota Pekanbaru
Lulusan Guru Penggerak Angkatan 1
Pengajar Praktik Angkatan 9
Kontributor Modul Projek

Leave a Reply